Sejak disiarkan melalui media sosial, keberadaan jagoan kecil
Adam Fabumi
menjadi bahan perbincangan banyak orang, khususnya di dunia maya. Bukan
hanya karena penyakit yang dialaminya, namun juga perjuangan Adam untuk
bertahan hidup.
Sekitar tujuh bulan lamanya,
Adam Fabumi
bertahan di tengah Sindrom Dandy Walker, sebuah kelaian di mana pintu
keluar cairan otak tak terbentuk saat pembelahan sel di dalam kandungan
dan Trisomy 13, kelainan genetik yang bisa menyebabkan kelainan fisik
seperti cacat pada jantung; tuli permanen; masalah pengelihatan;
pencernaan; keterbelakangan mental hingga bibir sumbing, yang tengah
diidapnya.
Berbagai usaha pun telah dilakukan oleh kedua orangtua Adam Fabumi,
Ratih Megasari dan Kiagoos Herling Kamaludin. Salah satunya yakni dengan
memasang ventilator, alat bantu pernapasan yang selama ini membantu
Adam untuk bernafas, yang biayanya didapat dari
charity para dermawan.
Namun, Tuhan punya rencana yang lebih indah. Adam Fabumi
menghembuskan nafas terakhirnya pada 22 November 2017, pukul 15.35 di
kediamannya di Jakarta. Kepergian Adam tentu tak hanya membuat orangtua
dan keluarga terpukul, melainkan juga meninggalkan duka bagi orang-orang
yang sayang dengan Adam. Ucapan bela sungkawa mengalir deras di kolom
komentar akun Instagram Adam Fabumi dan kedua orangtuanya.
Berjuang selama 7 bulan lamanya, ternyata Adam Fabumi tak sendiri. Ada
dua jagoan cilik lain yang sama-sama berjuang dan jadi viral seperti
Adam. Namun, mereka juga telah lebih dulu menghadap Yang Maha Kuasa
beberapa hari sebelum si Ketua Geng Komplek. Mereka adalah Abhi Satya
Irawan dan Muhammad Gibran Mahrez.

Abhi, bayi kelahiran 11 Agustus 2017 dari pasangan Krisna dan Intan,
diketahui mengidap pneumonia dan infeksi berat yang
membuat 80% paru-parunya rusak, sehingga ia harus bernafas melalui
ventilator dan menghembuskan nafas terakhir pada 15 November 2017 lalu.
Serupa dengan dua sahabatnya, Adam dan Abhi, bayi Gibran, anak dari
pasangan Widia Nuranisa ibunda dan Bambang Adhi juga mengidap penyakit
bernama enchepalitis yang membuatnya koma selama hampir tujuh bulan
lamanya hingga pada akhirnya ia meninggal dunia pada 17 November 2017.
Kini, ketiga jagoan kecil itu sudah tidak sakit lagi. Mereka bertiga
telah berkumpul di surga Tuhan untuk bermain bersama. Meski menyisakan
duka mendalam, namun, kita semua harus bisa berlapang dada. Setidaknya,
mereka telah memberikan perjuangan terbaiknya hingga titik terakhir
hidupnya. Selamat jalan, Adam, Abhi, dan Gibran! :)
Komentar
Posting Komentar